PTAR Ciptakan Peluang Ekonomi Berkelanjutan Lewat Lomba Masak dan Pelatihan Vokasi
Editor Satu• Rabu, 11 Juni 2025 | 13:05 WIB
Manager CD PTAR Rohani Simbolon (enam dari kanan), Kadis Perdagangan dan Koperasi UKM Tapsel Novita Sari Wahyuni (lima dari kanan), dan Kadis Perindustrian Tapsel, berfoto.
BATANG TORU, METRODAILY – Sebanyak 23 peserta dari Batang Toru dan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, unjuk kebolehan dalam Lomba Memasak Martabe Food Court yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR), Senin (2/6/2025).
Tak sekadar kompetisi kuliner, ajang ini membuka peluang ekonomi baru: menjadi koki utama dan pengelola gerai di pusat kuliner Martabe Food Court yang segera dibangun, dengan total hadiah Rp 22,5 juta.
Inisiatif ini disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan karena dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar tambang emas Martabe.
General Manager Operations & Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis, mengatakan program ini dirancang untuk menciptakan model bisnis yang mandiri dan berdampak nyata bagi warga lingkar tambang.
“Kami ingin membangun ruang tumbuh bagi pelaku wirausaha lokal. Ini bagian dari semangat Living in Harmony, menyeimbangkan operasional tambang dengan pembangunan sosial,” ujar Rahmat.
Selama tahun 2024, PTAR tercatat telah bermitra dengan 56 pelaku usaha lokal dari Tapanuli Selatan, dengan nilai transaksi mencapai USD 9,2 juta.
Kepala Dinas Perindustrian Tapanuli Selatan, Zulfahmi, menyebut lomba ini berkontribusi besar dalam peningkatan daya saing UMKM. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Tapanuli Selatan, Novita Sari Wahyuni, berharap dampaknya bisa meluas.
“Bayangkan kalau para pemenang bisa melatih ibu-ibu PKK atau pelaku UMKM lainnya. Dampaknya akan luar biasa,” ujarnya.
Salah satu peserta, Adrian Saputra, warga Kelurahan Aek Pining, yang meraih Juara I kategori Koki, mengaku lomba ini menjadi batu loncatan bagi pelaku kuliner lokal.
“Terima kasih kepada PTAR atas kesempatan ini. Semoga makin banyak UMKM yang dilibatkan,” ujarnya.
Adrian akan menjadi koki utama di Dapur Martabe Food Court. Sementara para pemenang kategori Dessert dan Snack akan mengisi gerai kuliner yang disiapkan PTAR.
Sebanyak 32 warga Batang Toru dan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, telah menyelesaikan pelatihan instalasi listrik rumah tangga serta perawatan pendingin udara (AC).
32 Warga Lingkar Tambang Tamat Pelatihan Listrik dan AC
Selain sektor kuliner, PTAR juga memperkuat pelatihan vokasi. Bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, PTAR melatih 32 warga dari 15 desa lingkar tambang dalam instalasi listrik rumah tangga dan perawatan pendingin udara (AC).
Pelatihan yang berlangsung sejak 21 April hingga 23 Mei 2025 di Medan ini dilengkapi uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurut Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah, program ini ditujukan untuk mencetak tenaga kerja muda yang siap bersaing. “Kami ingin mereka tidak hanya jadi pekerja, tapi juga pencipta lapangan kerja,” ujarnya.
Kepala BBPVP Medan, Faried Abdurahman Nur Yuliono, menyebut pelatihan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi sektor industri dan pemerintah. “Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali soft skills dan etika kerja,” ujarnya.
Lewat dua program ini, PTAR menunjukkan komitmennya membangun ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat lingkar tambang—tak hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan. (rel)