Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gaji di Bawah Rp3,5 Juta? Siap-siap Dapat BSU Rp150 Ribu per Bulan

Editor Satu • Rabu, 28 Mei 2025 | 13:29 WIB
BSU 2025 - Ilustrasi
BSU 2025 - Ilustrasi

JAKARTA – Kabar baik bagi para pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta! Pemerintah berencana kembali menggulirkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai bagian dari paket insentif ekonomi pertengahan tahun ini.

Setiap pekerja yang memenuhi syarat akan menerima Rp150 ribu per bulan selama dua bulan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, BSU akan menyasar para pekerja berpenghasilan di bawah UMP, termasuk guru honorer.

Namun, skema ini masih akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Ketenagakerjaan sebelum disahkan.

“Bantuan langsung subsidi upah itu nanti kita akan bahas dengan Kemenaker. Rencananya Rp150 ribu per bulan, selama dua bulan. Ini masih akan dibahas dalam rapat besar sebelum 5 Juni,” ujar Airlangga saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Kuala Lumpur, Senin (26/5).

BSU merupakan salah satu dari enam stimulus yang disiapkan pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2025, terutama selama libur sekolah bulan Juni–Juli.

Baca Juga: Ngaku Pengamen, Pria Ini Jambret HP Mahasiswi di Siantar

Lima stimulus lainnya antara lain:

  1. Diskon transportasi umum: meliputi tiket kereta api, pesawat, dan kapal laut.
  2. Diskon tarif tol: menyasar sekitar 110 juta pengendara selama libur sekolah.
  3. Diskon tarif listrik 50 persen: untuk 79,3 juta rumah tangga berdaya di bawah 1.300 VA.
  4. Tambahan bantuan sosial: kartu sembako dan bantuan pangan bagi 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
  5. Diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): diperpanjang bagi pekerja sektor padat karya.

Selain itu, insentif motor listrik sebesar Rp7 juta juga akan dihidupkan kembali, setelah sempat berakhir pada 2024 lalu.

“Stimulus ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-2. Konsumsi masyarakat menjadi tumpuan utama,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya.

Pemerintah menargetkan seluruh paket insentif ini rampung regulasinya sebelum pertengahan Juni dan segera disalurkan. (dtc)

Editor : Editor Satu
#BSU 2025 #bantuan subsidi upah