Solar Langka, Nelayan Tanjung Ledong Tak Bisa Melaut
Editor Satu• Rabu, 21 Mei 2025 | 10:20 WIB
nelayan di Kelurahan Tanjung Ledong, Kecamatan Kualuh Ledong, Labuhanbatu Utara (Labura), kesulitan mendapatkan solar bahan bakar solar,
LABURA, METRODAILY – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar membuat nelayan di Kelurahan Tanjung Ledong, Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), terpaksa berhenti melaut.
Mereka mengaku kesulitan mendapatkan solar untuk kebutuhan operasional perahu.
“Banyak nelayan tak melaut karena sulitnya mendapat solar. Kalau begini terus, kami makan apa? Masak tak ada solusi dari pemerintah daerah?” keluh Ucok, salah satu nelayan setempat, Senin (19/5/2025).
Ucok menyebut, para nelayan berencana berkumpul dan meminta penjelasan serta solusi dari pihak kelurahan dan kecamatan. Ia juga menyoroti distribusi solar yang dinilai tidak merata.
“Kemarin saya lihat banyak solar masuk ke Ledong, dibawa pakai along-along, tapi malah diantar ke kapal-kapal besar milik pengusaha pukat teri. Kami, nelayan kecil, nggak dapat apa-apa,” ujarnya.
Ucok juga mengungkap adanya informasi bahwa para pengecer atau along-along enggan mendistribusikan solar ke wilayah tersebut karena adanya razia dari aparat kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.
“Kami dengar ada razia dari polisi, jadi mereka takut bawa solar ke Ledong. Tapi yang rugi nelayan kecil seperti kami,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Pjs. Lurah Tanjung Ledong, Bagun Sagala, membenarkan kelangkaan solar yang berdampak langsung pada aktivitas melaut warga.
“Memang benar, nelayan kita kesulitan melaut karena solar langka. Kami berharap kebutuhan solar ini segera terpenuhi karena sangat vital bagi penghidupan warga,” kata Bagun.
Terpisah, informasi yang dihimpun menyebutkan kelangkaan terjadi imbas razia aparat penegak hukum (APH) untuk membongkar praktik mafia BBM subsidi yang disalahgunakan untuk keperluan industri.
Namun sayangnya, upaya tersebut juga berdampak pada distribusi solar untuk nelayan kecil di Kualuh Ledong.
Hingga kini, razia masih berlangsung dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut soal langkah antisipasi agar distribusi BBM ke nelayan kecil tetap berjalan. (met)