MADINA, METRODAILY – Sebanyak 19 ribu batang bibit kopi ditanam di Desa Hutabaringin, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Rabu (30/4/2025).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polres Mandailing Natal (Madina) dan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK bersama Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP, Ali Sahid, turut hadir dalam aksi tanam kopi tersebut. Turut mendampingi jajaran tim CDCR PT SMGP, perwakilan PT Nawakara, serta perwakilan kelompok tani.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT SMGP, yang sinergi dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Miliki Sabu, Wanita 34 Tahun Diamankan Polisi Padangsidimpuan
Menurut Ali Sahid, total 25 ribu batang kopi akan ditanam melalui program ini, dengan harapan dua tahun ke depan mampu menghasilkan hingga 6,1 ton kopi per bulan.
“Dengan ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut, wilayah ini cocok untuk varietas Arabika unggulan. Jika berhasil, kami akan lanjutkan ke tahap pasca panen seperti fermentasi dan roasting agar nilai jual meningkat,” ujar Ali.
Kepala Desa Hutabaringin, Sofyan, menyampaikan terima kasih kepada PT SMGP dan Polres Madina atas dukungan berkelanjutan sejak tahun 2017. Tahun ini, bantuan difokuskan pada penanaman 19 ribu bibit kopi yang dikelola Kelompok Tani Tor Bania Jaya, terdiri dari 16 ribu batang Arabika Ateng Super dan 3 ribu Arabika Komasti.
Baca Juga: Ribuan Buruh Meriahkan May Day 2025 di Pematangsiantar
“Bibit ini akan ditanam di lahan seluas 15 hektare. Kami berharap program ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga,” ujar Sofyan.
Camat Puncak Sorik Marapi, Yanja Huddin, turut mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Madina yang memprioritaskan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah. (ant)
Editor : Editor Satu