Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tapsel Gelar Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional di Sipirok

Editor Satu • Kamis, 24 April 2025 | 12:30 WIB

Gerakan Tanam Padi Serentak secara Nasional digelar di Desa Saro Godung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Gerakan Tanam Padi Serentak secara Nasional digelar di Desa Saro Godung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

TAPSEL, METRODAILY – Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional digelar di Desa Saro Godung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Rabu (23/4).

Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani (Poktan) Suka Bersama, dengan pendampingan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Rahdian Pakpahan, menggunakan varietas lokal "Silatihan" yang ditanam pada usia 21 hari setelah tanam (hst).

Gerakan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Kementerian Pertanian, antara lain Ahmad Firdaus, Ketua Tim Kerja Layanan Perizinan Direktorat Jenderal Perkebunan, serta Sri Endah Nurjannah dari Badan Riset dan Inovasi Pertanian (BRMP), beserta rombongan.

Baca Juga: Wesly Sampaikan 6 Misi Strategis untuk Kemajuan Kota Siantar

Kepala Dinas Pertanian Tapsel, Henry Hamdani Siregar, menegaskan peran vital Tapanuli Selatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Tapanuli Selatan merupakan daerah strategis penghasil beras, dan sangat penting untuk mendukung program swasembada pangan nasional,” ujarnya, menambahkan bahwa daerah ini menjadi lumbung pangan yang mendukung pasokan beras nasional.

Ahmad Firdaus turut menyampaikan komitmen pemerintah dalam melindungi pendapatan petani, dengan menetapkan harga acuan gabah sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani.

"Pemerintah berkomitmen untuk menjaga pendapatan petani, dan segala kendala yang dihadapi di lapangan akan terus dievaluasi untuk perbaikan serapan gabah," jelasnya.

Baca Juga: Perseteruan Warisan, Adik Tikam Abang hingga Tewas di Simalungun

Selain itu, Ketua Poktan Suka Bersama dan Kepala Desa Saro Godung juga berharap adanya perbaikan infrastruktur irigasi di wilayah mereka.

"Dengan perbaikan irigasi, kami berharap dapat meningkatkan Indeks Pertanaman dari 2,5 menjadi 3 kali tanam per tahun, yang tentunya akan sangat berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani," ujar mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat tani dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan nasional. (irs)

Editor : Editor Satu
#gerakan tanam padi serentak