Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Usai Lebaran, Harga Cabai dan Daging Meroket, Tertinggi di Nias

Editor Satu • Jumat, 11 April 2025 | 09:20 WIB

 

Harga cabai di Kota Pematangsiantar tercatat harga tertinggi di Sumut.
Harga cabai di Kota Pematangsiantar tercatat harga tertinggi di Sumut.

MEDAN, METRODAILY – Libur Lebaran baru saja usai, tapi dompet masyarakat Sumatera Utara (Sumut) langsung diuji. Harga sejumlah bahan pokok, terutama cabai merah dan daging ayam, melonjak tajam di berbagai wilayah.

Data dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut per Rabu (9/3), mencatat harga rata-rata cabai merah tembus Rp45 ribu per kg, bahkan menyentuh Rp60 ribu per kg di Nias Utara dan Nias Barat.

Tak hanya itu, harga cabai di Batubara dan Humbang Hasundutan juga melambung hingga Rp50 ribu per kg, atau naik 11,8% dari hari sebelumnya.

"Kenaikan ini masih dalam kategori wajar dan stok dipastikan aman," ujar Kabid PPDN-TN Disperindag ESDM Sumut, Charles Situmorang, Kamis (9/4).

Sementara itu, harga daging ayam juga ikut melonjak, naik 6,4%. Harga paling murah ditemukan di Kabupaten Asahan sebesar Rp23 ribu per kg, sedangkan harga tertinggi mencengangkan, yakni Rp43.478 per kg di Kota Sibolga.

Tak ketinggalan, Minyakita, minyak goreng andalan rakyat, juga ikut naik. Harga terendah di Kota Tebing Tinggi tercatat Rp16 ribu per liter, sementara harga tertinggi mencapai Rp18 ribu per liter di Palas dan Labura.

Pemerintah menyebut kenaikan ini terjadi karena mekanisme pasar pasca Lebaran, namun masyarakat berharap stabilisasi harga segera dilakukan agar beban ekonomi tidak makin berat. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#harga cabai