Begini Kesiapan Pertamina Antisipasi Lonjakan Permintaan BBM dan LPG Ramadan dan Idulfitri di Sumut
Editor Satu• Sabtu, 22 Maret 2025 | 09:48 WIB
Untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga menyiapkan berbagai layanan pendukung di jalur utama, jalur wisata, dan jalan tol Sumut.
MEDAN, METRODAILY– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG tetap aman selama periode Ramadan dan Idulfitri 2025.
Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, konsumsi Gasoline di Sumatera Utara (Sumut) diprediksi naik hingga 13 persen, sementara permintaan LPG rumah tangga juga meningkat sekitar 7,5 persen.
Sales Area Manager Retail Medan Tito Rivanto Marsono mengungkapkan, peningkatan konsumsi BBM dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat selama periode Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2025.
"Kami memastikan pasokan BBM di seluruh SPBU mencukupi. Konsumsi Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) diprediksi naik dari rata-rata 4.957 kiloliter (KL) per hari menjadi 5.615 KL per hari. Sementara itu, konsumsi Gasoil (Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) justru diperkirakan turun 8,1 persen dari 3.313 KL menjadi 3.044 KL per hari," jelas Tito, Rabu (19/3).
Konsumsi LPG, terutama Bright Gas dan LPG 3 kg, juga diprediksi meningkat 7,5 persen, dari 1.647 metrik ton (MT) per hari menjadi 1.770 MT per hari. Selain itu, konsumsi avtur di Sumut diperkirakan naik 4,1 persen, dari 357 KL menjadi 372 KL per hari, seiring dengan lonjakan perjalanan udara.
Untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga menyiapkan berbagai layanan pendukung di jalur utama, jalur wisata, dan jalan tol Sumut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menyebutkan bahwa pihaknya telah mengaktifkan sejumlah layanan strategis, antara lain:
106 SPBU beroperasi 24 jam,
385 Agen LPG Siaga,
4 Kiosk Pertamina Siaga & layanan BBM di jalur potensial,
20 motoris BBM untuk pengisian di lokasi padat kendaraan,
16 mobil tangki siaga,
4 layanan kesehatan,
1 Serambi MyPertamina di Bandara Kualanamu sebagai rest area dan layanan kesehatan.
"Layanan BBM Kiosk dan motoris sangat membantu di lokasi yang belum memiliki SPBU atau di titik kemacetan. Kami juga menghadirkan Serambi MyPertamina sebagai fasilitas istirahat bagi pemudik," ujar Satria.
Pertamina Patra Niaga juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, perbankan, serta Hiswana Migas guna memastikan kelancaran distribusi energi selama libur panjang.
Satgas RAFI 2025 telah mulai bertugas sejak 17 Maret dan akan beroperasi hingga 13 April mendatang.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, Pertamina memastikan stok BBM dan LPG tetap aman serta distribusinya berjalan lancar guna mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalani Ramadan dan mudik Lebaran. (Rel)