Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bulog Sibolga Lampaui Target, Tetap Komit Serap Gabah di Tapteng

Editor Satu • Senin, 17 Maret 2025 | 13:40 WIB

Kantor Perum Bulog Sibolga.
Kantor Perum Bulog Sibolga.

TAPANULI TENGAH, METRODAILY – Meski telah melampaui target serapan, Perum Bulog Sibolga tetap berkomitmen menyerap Gabah Kering Panen (GKP) dari petani di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) guna menjaga stabilitas harga gabah sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Asisten Manager Operasional Bulog Sibolga, Donny Sitorus, mengungkapkan bahwa sejak Februari hingga 12 Maret 2025, pihaknya telah menyerap 346 ton GKP dari berbagai kecamatan di Tapteng, melebihi target awal yang hanya 80 ton.

Baca Juga: Kasus Pungli, Bupati Tapteng Copot 3 Kadis dan Nonaktifkan 4 Kades

"Kami sudah menyerap 346 ton dari beberapa kecamatan, seperti Sibabangun, Badiri, Pinangsori, Lumut, Sorkam, Sorkam Barat, Sosorgadong, dan Pasaribu Tobing. Kecamatan dengan serapan tertinggi adalah Sorkam, Sorkam Barat, Badiri, dan Sibabangun, dengan total hampir 100 ton," ujar Donny baru-baru ini.

Menurut informasi dari Dinas Pertanian Tapteng, panen di daerah tersebut berlangsung sepanjang tahun karena pola tanam yang tidak serentak.

Hal ini membuat Bulog Sibolga tetap berupaya menjaga harga gabah tetap stabil dengan melanjutkan penyerapan meskipun target awal telah tercapai.

Baca Juga: dr. Rahma Saena Resmi Pimpin TP-PKK Sibolga

"Kami diperintahkan untuk tetap menyerap gabah agar harga tidak bergejolak. Pemerintah telah menetapkan harga Rp 6.500/kg sebagai harga tunggal (single price) untuk menjaga kesejahteraan petani," jelas Donny.

Dalam proses serapan GKP, Bulog Sibolga telah menjalin kerja sama dengan dua kilang padi di Kecamatan Sorkam dan Badiri.

Gabah yang telah dikumpulkan akan digiling di kilang tersebut sebelum dikirim kembali ke Bulog dalam bentuk beras.

"Setelah diolah di kilang mitra, beras yang dihasilkan saat ini masih disimpan di gudang Bulog, menunggu instruksi lebih lanjut dari Kantor Pusat mengenai distribusinya," tambahnya.

Baca Juga: Polres Tapsel Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sayur Matinggi

Dengan pencapaian yang melebihi target, langkah Bulog Sibolga ini diharapkan dapat mendukung kesejahteraan petani, menjaga harga gabah tetap stabil, dan memastikan ketahanan pangan di wilayah Tapanuli Tengah. (dh)

Editor : Editor Satu
#gabah #Bulog Sibolga