Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemerintah Ambil Alih 3,7 Juta Hektare Lahan Sawit Bermasalah

Editor Satu • Selasa, 25 Februari 2025 | 09:05 WIB

Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN.
Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN.

JAKARTA  METRODAILY – Sebanyak 3,7 juta hektare lahan sawit yang bermasalah akan diambil alih oleh pemerintah tahun ini.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan langkah ini dilakukan untuk menertibkan perkebunan sawit yang tumpang tindih dengan kawasan hutan atau tidak memiliki izin usaha yang sah.

"Satgas Kelapa Sawit sudah mengumumkan ada potensi 3,7 juta hektare lahan sawit yang tabrakan dengan kawasan hutan," kata Nusron di Jakarta, Senin (24/2/2025).

Menurutnya, pemerintah melalui Satgas Kelapa Sawit yang diketuai Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin telah menertibkan 1,1 juta hektare lahan sawit bermasalah.

Proses penertiban terus berjalan agar lahan yang tidak memiliki izin usaha perkebunan (IUP) atau Hak Guna Usaha (HGU) bisa dikembalikan ke negara.

Nusron menyebut lahan sawit bermasalah tersebar di berbagai wilayah, terutama di Kalimantan dan Sumatera.

"Ada di Pulau Kalimantan dan Sumatera, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Insya Allah selesai tahun ini," tambahnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menata ulang tata kelola perkebunan sawit agar sesuai dengan regulasi dan mengurangi konflik lahan. (dtc)

Editor : Editor Satu
#tumpang tindih #lahan sawit #nusron wahid