SIANTAR, METRODAILY - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga bahan pokok penting (bapokting) di Kabupaten Simalungun relatif masih stabil, kecuali untuk komoditi cabai rawit dan bawang merah. Namun tetap harus diantisipasi terjadinya lonjakan harga dengan semakin dekatnya perayaan Natal dan Tahun Baru.
Demikian dipaparkan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) diwakili Wakil Bupati Zonny Waldi, di acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Simalungun, di ruang rapat Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar, Selasa (10/12).
Dalam kesempatan itu, Zonny membacakan arahan tertulis RHS. Dalam arahan tertulisnya, RHS mengucapkan terima kasih kepada TPID Kabupaten Simalungun yang telah bekerja dengan baik, sehingga mendapatkan penghargaan nasional yaitu Nominasi Kabupaten/Kota Non IHK (Indeks Harga Konsumen) Berprestasi di kawasan Pulau Sumatera.
"Ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama dan kolaborasi yang baik, serta tetap menjaga komitmen untuk pengendalian inflasi daerah ini," kata RHS.
Selanjutnya, RHS mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda dan masyarakat yang telah mensukseskan Pilkada. Walaupun hujan, namun tingkat partisipasi pemilih mencapai 60 persen. "Di Sumatera Utara kita cukup bagus," ujarnya.
Menurutnya, HLM sangat penting, apalagi dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. "Dalam momen ini pastinya kebutuhan masyarakat akan meningkat, seperti bapokting (bahan pokok penting) yang lebih banyak dari sebelumnya," sebutnya.
Disampaikan RHS, berdasarkan laporan Tim TPID, saat ini harga bapokting masih normal, yang naik hanya harga cabai rawit dan bawang merah. Sedangkan yang lainnya masih stabil sampai saat ini.
RHS juga mengatakan, pengendalian inflasi daerah menjadi indikator keberhasilan ekonomi. "Apabila nanti harga-harga naik yang mengakibatkan daya beli berkurang, angka kemiskinan akan bertambah. Namun di Simalungun masih normal sampai saat ini," tukasnya.
Masih kata RHS, menjelang Natal dan Tahun Baru, ada kecenderungan mobilitas dan aktivitas masyarakat meningkat. Sehingga kebutuhan BBM, LPG, dan listrik akan meningkat.
Ditambah kondisi cuaca ekstrim yang sering terjadi di Kabupaten Simalungun mengakibatkan terjadinya bencana alam serta menimbulkan kemacetan.
"Saya meminta seluruh stakeholder terkait agar menjalin komunikasi dan menjalankan tugas dengan baik serta bersiaga untuk mencari langkah strategis, responsif, dan tepat sasaran," tandasnya.
Baca Juga: Madrid Menangi Duel Sengit di Kandang Atalanta
Di samping itu, RHS menekankan kepada perangkat daerah yang berkaitan langsung dalam TPID agar memonitoring harga-harga dan melakukan penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala KPw BI Pematangsiantar Muqorobin menyampaikan, lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru harus diantisipasi. TPID Kabupaten Simalungun menggelar HLM untuk mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Simalungun.
Muqorobin juga menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan TPID Kabupaten Simalungun yang diketuai Bupati Simalungun dalam menjaga stabilitas harga.
Kata Moqorobin, TPID Kabupaten Simalungun masuk dalam tiga besar TPID terbaik se-Sumatera.
"Langkah-langkah yang dilakukan akan menjadi perhatian dan konsen, sehingga akan lebih baik lagi ke depannya," ujarnya.
Muqorobin juga mengatakan pihaknya mendorong digitalisasi dengan adanya Kampung Digital, yang nantinya akan lebih transpran dan lebih mudah dikendalikan.
'"Dan kami mengucapkan terima kasih karena telah melibatkan Bank Indonesia untuk memonitor stabilitas harga," sebutnya. "Kami berharap kerjasama yang baik ini akan tetap berlanjut," sambungnya.
Dalam HML tersebut juga dipaparkan siatuasi dan kondisi Kabupaten Simalungun menjelang Natal dan Tahun Baru. Paparan disampaikan BPS, Perum Bulog, Kejari, Polres, Kodim 0207/Simalungun, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun.
HLM juga diisi dengan diskusi yang dimoderatori Sekda Esron Sinaga.
Tampak hadir, Forkopimda Kabupaten Simalungun, Kepala BPS Simalungun Syawaludin Naibaho, Kepala Perum Bulog Cabang Pamatangsiantar diwakili Pencius Siburian, BUMN, dan TPID Kabupaten Simalungun. (rel)
Editor : Editor Satu