TAPSEL, METRODAILY - Dalam rangka meningkatkan sinergi antarlembaga, Bank Rakyat Indonesia (BRI) BO Padangsidimpuan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Selatan (Tapsel), Sipirok, Senin (2/12).
Dalam kunjungan BRI BO Padangsidimpuan ke Kejari Tapsel, tampak hadir Pemimpinan cabang (Pinca) BRI Padangsidimpuan Alde Tio Putra, MBM Mahyudaniel Lubis, Kaunit Sipirok, Wandisyah Putri bersama staf disambut langsung oleh Kajari Tapsel, Muhammad Indra Muda Nasution. Didampingi Kasidatun Ricky Tohom Adolf Pasaribu.
Dalam pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama di bidang perdata, khususnya terkait langkah somasi terhadap debitur yang menunggak di wilayah Tapanuli Selatan.
Pimpinan Cabang (Pinca) BRI BO Padangsidimpuan, Alde Tio Putra menyampaikan, selain siltaruhami, BRI BO Padangsidimpuan jalin kerja sama untuk mendukung upaya penyelesaian kredit bermasalah yang memerlukan dukungan hukum.
"Kami berharap Kejari Tapanuli Selatan dapat mendukung proses hukum dalam memberikan somasi dan langkah-langkah lanjutan terhadap debitur yang belum memenuhi kewajibannya," ucap Pinca.
Sebagai salah satu lembaga keuangan terbesar di Indonesia, sambungnya, BRI memiliki peran sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara,tidak hanya fokus pada kegiatan perbankan, BRI juga memiliki komitmen yang kuat untuk membangun hubungan yang baik dengan instusi-insitusi pemerintah dan hukum di indonesia, salah satu hubungan yang begitu erat adalah dengan Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan.
" Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Tapsel memiliki tujuan yang sama yaitu memperkuat kerjasama dalam memerangi tindak pidana yang berhubungan dengan sektor keuangan,serta memperkuat kepercayaan dan transparansi diantara keduanya," jelas Alde.
BRI memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas dan etika bisnis yang tinggi, melalui silaturahmi ini BRI menunjukkan kesiapan untuk bekerjasama dengan insitusi hukum dalam menyelidiki dan mengadili setiap dugaan tindak pidana.
"Kejari juga dapat memastikan bahwa BRI Padangsidimpuan beroperasi dengan baik dan patuh terhadap peraturan yang berlaku," ujar Pinca Alde Tio Putra.
Sementara Kepala Kejari (Kajari) Tapanuli Selatan, Muhammad Indra Muda Nasution, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk memberikan bantuan hukum sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
“Kami mendukung upaya BRI dalam menyelesaikan permasalahan kredit bermasalah, terutama jika hal tersebut dapat dilakukan secara prosedural dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” sebutnya.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya membantu BRI dalam menyelesaikan kredit macet, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memenuhi kewajiban dalam pinjaman perbankan. Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan perjanjian kerja sama formal di waktu mendatang.
Ditambahkan Kajari, Dengan adanya sinergi antara BRI Padangsidimpuan dan Kejari Tapanuli Selatan, diharapkan dapat tercipta penyelesaian yang adi Bul dan efektif untuk debitur yang menunggak, serta menjaga stabilitas keuangan di wilayah Tapanuli Selatan.
"BRI BO Padangsidimpuan dapat terus memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya dengan didukung oleh kepastian hukum yang kuat," pungkas Kajari Tapsel.(Irs)
Editor : Metro-Esa