MEDAN, METRODAILY – Sudah 3 hari pelayanan air minum PDAM terganggu, persisnya sejak Rabu (27/11/2024) dinihari pukul 04.00 WIB hingga Jumat (29/11/2024) sore. Gangguan diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Atas gangguan tersebut, warga Medan kelabakan memperoleh air hujan. Sebagian besar mengaku tidak mandi seharian. Sebagian lagi berhasil menampung air hujan. Tetapi tetap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. “BAB pun payah awak. Cucian menumpuk,” kata Adel, seorang warga Medan.
PDAM Tirtanadi mengatakan, masih berupaya mengatasi gangguan air di wilayah Medan dan Deli Serdang. Pihaknya turut memohon maaf apabila pelayanan air minum terganggu beberapa hari ke depan.
"Kami mohon maaf jika dalam beberapa hari ke depan pelayanan air minum kepada masyarakat belum dapat berjalan normal seperti biasanya," ungkap Plt Dirut Tirtanadi Erwin Putra dikutip melalui keterangan tertulis, Rabu (27/11/2024).
Erwin menyebut wilayah yang terdampak gangguan berada di wilayah Medan Johor, Medan Amplas, Medan Delitua, dan lain-lain.
"Khususnya di wilayah Medan Johor yang pelayanan airnya bersumber dari Sibolangit. Mohon dukungan dan doa masyarakat agar perbaikan dapat cepat diselesaikan," ujarnya.
Erwin dan jajaran direksi turun ke lokasi IPAM yang mengalami gangguan. Ia menyebut titik lokal pipa yang terputus di Sibolangit akan memakan waktu yang cukup lama.
"Sampai saat ini petugas kami terus berjibaku mengatasi gangguan yang terjadi. Khusus untuk lokasi pipa putus di Sibolangit membutuhkan waktu lama untuk perbaikannya mengingat konsisi tanah yang curam dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan," jelasnya.
Seperti diketahui, gangguan pelayanan air ini imbas dari tanah longsor yang mengakibatkan terputusnya jalur pipa.
"Terganggunya produksi air minum akibat banjir besar yang melanda sebagian Kota Medan dan Deli Serdang khususnya aliran Sungai Deli sebagai sumber baku IPAM Deli Tua dan IPAM TNS, Sungai Belawan sebagai sumber air baku IPAM Sunggal dan Sungai Belumai sebagai sumber air baku IPAM Limau Manis terjadi sejak rabu dinihari," ucapnya.
"Perumda Tirtanadi terus bekerja keras untuk mengatasi gangguan pelayanan yang terjadi," pungkas Erwin. (dtc)