Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemkab Simalungun Buka Pasar Tani dan Bazar Pangan

Editor Satu • Kamis, 5 September 2024 | 10:01 WIB
Pasar Tani dan Bazar Pangan Panen Petani Simalungun Tahun 2024.
Pasar Tani dan Bazar Pangan Panen Petani Simalungun Tahun 2024.

SIMALUNGUN, METRODAILY - Pemkab Simalungun membuka Pasar Tani dan Bazar Pangan Panen Petani Simalungun Tahun 2024.

Acara yang diresmikan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) ditandai pemukulan gong, dan dipusatkan di Lapangan Sepakbola Rambung Merah Kecamatan Siantar, Selasa (3/9).

Pasar Tani dan Bazar Pangan tersebut berlangsung selama 3 hari, 3-5 September 2024, dan mengangkat tema: "Menuju Pertanian yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing". Pasar Tani ini bertujuan antara lain sebagai ajang mempromosikan hasil pertanian Kabupaten Simalungun, yang diikuti 32 kecamatan se-Kabupaten Simalungun.

Mengawali pembukaan kegiatan Pasar Tani, ditampilkan defile kontingen setiap kecamatan dengan membawa hasil pertanian dari masing-masing kecamatan.
Dalam sambutannya, RHS menyampaikan Pasar Tani dan Bazar Pangan dilaksanakan sebagai promosi hasil pertanian yang ada di Kabupaten Simalungun.

"Pasar Tani ini dilakukan oleh Pemkab Simalungun untuk membantu para petani agar mendapatkan kepastian harga," sebutnya.

"Karena kita tahu, jika petani kita panen raya, harga selalu anjlok dan inilah ke depannya harus kita cari solusinya bagaimana menangani hal ini. Apakah akan kita buat gudang-gudang atau tempat yang mampu menyimpan hasil pertanian kita, dan ketika harga stabil kita keluarkan," sebutnya.
RHS berharap, dengan Pasar Tani ke depannya akan mampu mengatasi hilirisasi, dan mampu membantu petani untuk memasarkan hasil pertanian yang ada di Kabupaten Simalungun.
RHS juga menyebutkan, penduduk di Kabupaten Simalungun sekitar 70 persen memiliki mata pencaharian dari pertanian.
"Dengan event seperti ini, yang bekerjasama dengan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), tentu akan dapat meningkatkan pelayanan Pemerintah Kabupaten Simalungun kepada para petani," ujar RHS.
Di samping itu, RHS mengatakan dirinya juga telah berupaya memperkenalkan produk pertanian Kabupaten Simalungun sampai tembus ke Pulau Jawa, Kepulauan Riau (Kepri), dan daerah-daerah lainnya.
"Dan mereka mengakui hasil pertanian kita itu luar biasa bagus, dan kita juga sudah bekerja sama dengan mereka," kata RHS.
Lebih lanjut RHS menyampaikan, salah satu program ke depan yang akan dilakukan Pemkab Simalungun adalah mendirikan Pasar Induk yang berlokasi di Jalan Asahan Km 7 Kecamatan Siantar.
Menurut RHS, Pasar Induk tersebut bertujuan mempermudah para petani memasarkan hasil pertaniannya.
"Pasar Induk itu sangatlah strategis, dan saya mau pengurus KTNA yang ada di Kabupaten Simalungun memiliki kios-kios yang ada di Pasar Induk nantinya," tukas RHS.
"Saya mau masyarakat saya dulu yang harus memiliki kios di sana (Pasar Induk). Kalau kita lihat dari teritorialnya, lokasi itu ada di jalan besar. Dan di sanalah nantinya tempat kita memasarkan hasil pertanian kita," tambahnya.
Untuk itu, RHS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini, sehingga program pembangunan yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik.
Pembukaan Pasar Tani dan Bazar Pangan dirangkai pengukuhan pengurus KTNA Kecamatan se-Kabupaten Simalungun.
Selanjutnya RHS dan Ketua TP PKK Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama rombongan meninjau stand Bazar Pangan yang diisi produk-produk pertanian dan UMKM dari 32 kecamatan di Kabupaten Simalungun.
Dalam kesempatan itu, RHS menyempatkan diri untuk langsung berinteraksi dengan petani yang menjaga stand. Dalam interaksi itu, RHS menyoroti produk UMKM yang masih memiliki lemah dalam pemasaran, terutama terkait kemasan atau packaging.
"Jadi kita harus mampu menciptakan kemasan dari produk kita ini jauh lebih menarik dan bisa diminati semua kalangan, serta dapat masuk ke pasar industri yang lebih besar," kata RHS.
"Di Simalungun ini juga ada produksi gula aren. Jadi nanti saya minta Dinas Perindag ikut menangani ini agar produk gula aren di Kabupaten Simalungun bisa dipasarkan dengan baik dan dikenal di luar Pulau Sumatera," tukasnya. (esa)

Editor : Editor Satu
#Pasar Tani dan Bazar Pangan #pemkab simalungun