MEDAN, METRODAILY - Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag) Tama Ture dari Nagori Bosar Bayu Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun meraih juara 3 Lomba Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2024.
Pengumuman kemenangan tersebut berlangsung setelah upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Provinsi Sumut, di Lapangan Astaka Dispora Sumut, Jalan Williem Iskandar Medan, Sabtu (17/8) sore.
BUMNag Tama Ture bergerak di bidang TV kabel dan internet.
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni langsung menyerahkan trofi beserta hadiah Rp30 juta yang diterima Pangulu Nagori Bosar Bayu Edu Sitorus bersama Leando Sirait selaku Direktur BUMNag Tama Ture.
Sebelum menyerahkan trofi dan hadiah, Agus Fatoni dalam arahannya mengimbau agar ke depan BUMNag Tama Ture semakin maju dan lebih baik. Bahkan harus lebih berkembang.
Agus Fatoni juga berpesan agar lebih bijak dalam mengelola keuangan BUMDes atau BUMNag sehingga usaha semakin berkembang dan lebih berkontribusi terhadap masyarakat.
Pemkab Simalungun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagori (DPMN) sangat mengapresiasi pencapaian BUMBag Tama Ture. Diharapkan BUMNag Tama Ture semakin maju dan ke depannya bisa membantu BUMNag di Simalungun yang ingin mengembangkan usaha masing-masing.
Pangulu Nagori Bosar Bayu Edu Sitorus mengaku sangat bangga dan bersyukur karena mampu meraih juara 3 Lomba BUMDes Terbaik Tingkat Provinsi Sumut.
“Kami sangat bangga karena mampu meraih juara tiga tingkat Provinsi Sumut, sehingga kami bisa mengharumkan nama Kabupaten Simalungun,” terangnya.
Menurutnya, saat nama Kabupaten Simalungun dan nama BUMNag Tama Ture dipanggil dan suara menggema di Lapangan Astaka, mereka serentak merinding.
“Jujur, kita merasa terharu. Bahkan beberapa pengurus BUMNag menangis karena terharu dan bangga,” tandas Edu.
Ditanya soal langkah dan program BUMNag ke depan, Edu menjelaskan pihaknya memiliki empat program kerja yang signifikan. Pertama, BUMNag berencana menarik jaringan ke seluruh Kecamatan Huta Bayu Raja.
“Kami akan meningkatkan pelayanan pada konsumen dan pelanggan. Namun kami berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya agar disosialisakan pentingnya teknologi internet di zaman digitalisasi saat ini,” jelas Edu.
“Hingga saat ini, kami mengakui banyak kekurangan, salah satunya fasilitas armada untuk mencapai target di tahun 2024 dan 2025. Saat ini kami masih menggunakan armada transportasi sepeda motor milik pengurus. Seandainya kami punya armada seperti roda 3, kami bisa lebih cepat mencapai target. Sehingga kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun agar membantu untuk fasilitas alat transportasi,” pintanya.
Selanjutnya, kata dia, BUMNag Tama Ture memiliki program membuka unit usaha baru seperti pembuatan kompos padat dan Granular, mengingat Nagori Bosar Bayu 90 persen daerah pertanian dan perkebunan.
“Jadi memang transpot roda 3 sangat kami perlukan. Selain digunakan untuk memperluas pemasangan jaringan internet, nanti akan kami gunakan sebagai alat pengumpul bahan dasar pembuatan kompos dan sebagai alat pengantar kompos ke pelanggan,” katanya.
Program selanjutnya, BUMNag Tama Ture merancang unit usaha lainnya seperti pengadaan kolam pancing dan daur ulang sampah.
“Kami akan memanfaatkan sumber air yang berlimpah di nagori kami, sehingga kami akan buat kolam pancing. Usaha ini menurut kami sangat cocok dari analisis kami beberapa tahun ini. Sedangkan program pengadaan daur ulang sampah akan kami laksanakan untuk menciptakan nagori atau desa yang bersih, sehingga ke depannya menjadi Nagori Mandiri dan meningkat PADes agar terwujud nya Nagori Bosar Bayu GEMILANG,” ungkapnya.
Sebelumnya, BUMNag Tama Ture meraih peringkat 1 Lomba BUMNag se-Kabupaten Simalungun yang dilaksanakan tahun 2023 lalu. Di tahun 2024, BUMNag ini ikut perlombaan BUMDes Tingkat Provinsi Sumut, dan meraih juara 3. (int)
Editor : Editor Satu