Budidaya Tanaman Tomat dan Cabai dengan Metode Bedengan
Admin Metro Daily• Kamis, 30 Mei 2024 | 19:03 WIB
Tanaman tomat dan cabai yang tubuh subur di ladang milik Manogi Situmorang.
METRODAILY - Seorang petani muda bernama Manogi Situmorang, membagikan tip suksesnya bertanam tomat dan cabai dengan metode bedengan.
Dalam akun facebooknya Manogi Situmorang, ia menjelaskan, beberapa teknik yang digunakannya. Ia juga menunjukkan tanaman cabai dan tomat yang tumbuh subur di ladangnya.
Berikut tips yang dibagikannya:
Bentuk Bedengan: Buat bedengan dengan ketinggian sekitar 10 cm. Pastikan permukaannya rata dan teratur.
Taburi Kapur Galagala/Dolomit: Taburkan kapur galagala atau dolomit sebanyak 2-4 sak per mulsa. Ini membantu mengatur pH tanah dan memperbaiki struktur tanah.
Taburi Kohe Ayam/Kambing: Taburkan kohe (pupuk kandang) ayam atau kambing di atas bedengan, sekitar 2 ton. Kohe mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman.
Siram Larutan Pemos: Campurkan 2 liter pemos (larutan fermentasi bahan organik) dengan 1 liter molase dalam 200 liter air. Siram ke kompos dengan merata. Diamkan selama 2-3 minggu agar kompos matang.
Tutup dengan Tanah: Setelah kompos matang, tutup bedengan dengan tanah setinggi 10 cm. Pastikan tanah terpadat dengan baik.
Semprot Insektisida Alfas: Sebelum memasang mulsa, semprot insektisida alfas (1 typ per tangki) di atas bedengan. Ini membantu mengendalikan hama.
Pasang Mulsa: Pasang mulsa dan tutup dengan rapat di pinggiran mulsa. Buat lobang mulsa 3 hari sebelum menanam.
Tanaman tomat yang tumbuh subur. Penanaman dan Perawatan:
Jarak Tanam: Tanam tomat dengan jarak 30 cm antara tanaman. Jarak tanam cabe adalah 40 cm.
Semprot Pestisida: Setelah ditanam, semprot tanaman menggunakan campuran pestisida berikut:
Prepikur: 1 tetes
Mentiu: 3 sendok makan
Brusap: 2 sendok makan
Ambes: 2 sendok makan
Pasmo: 4 tetes
Pektor: 4 tetes Lakukan semprot rutin sekali setiap 3 hari.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat berhasil menanam tomat dengan metode bedengan. Semoga panen Anda melimpah! ????????
Catatan: Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi umum. Selalu perhatikan kondisi tanah dan iklim di lokasi Anda serta konsultasikan dengan ahli pertanian jika diperlukan. (AI)