HUMBAHAS, METRODAILY - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, telah menuntaskan rekonstruksi jalan ruas Pusuk-Parlilitan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 3,5 meter. Anggaran bersumber dana DBH Sawit P-APBD 2023 sebesar Rp 5.552.322.470.
Kini, ruas jalan yang sudah dihotmix sudah mulus dibanding dengan sebelumnya yang rusak.
Pantauan wartawan di lokasi, jalan ruas mulai dari Pusuk sejauh 3 kilometer sudah dapat dilalui kendaraan dengan mulus dikarenakan sudah di hotmix. Jalan yang berliku ini, sebelumnya rusak dan selalu dikeluhkan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
Seorang pengendara, bermarga Mahulae (38) mengaku pernah melewati jalan Pusuk-Parlilitan sebelum diperbaiki dengan yang sekarang ternyata jauh berbeda.
"Kalau saya mau ke Pusuk-Parlilitan jalan ini banyak yang rusak, dan berlubang, jadi harus waspada dan berhati-hati untuk melintas. Apa lagi kalau kondisi hujan, hati-hati saja karena genangan air yang kita tidak tahu ternyata yang dilintasi berlubang," ungkapnya.
Kini, Mahulae merasa senang lantaran yang semula rusak dan memprihatinkan berubah menjadi mulus. "Sudah mulus, jadi enak berkendara, dan ini jauh dari pikiran kita sebelumnya," ucapnya.
Baca Juga: Jalan Tol Fungsional di Sumut Siap Dilintasi Pemudik
Jual Hasil Pertanian Lancar dan Mudah
Warga lainnya, bermarga Tinambunan (46) mengaku senang melihat kondisi jalan yang dilaluinya sudah mulus , tanpa ada lagi harus waspada. "Kita merasa gembiralah sekarang, sebelumnya hati-hati jika berkendara karena rusaknya jalan," ucapnya.
Apalagi, lanjut dia, ada perbedaan dari sebelum diperbaiki oleh Pemerintah Humbahas, semisal akses perekonomian warga, dan meningkatnya kendaraan yang lalu lalang.
Di mana tahun sebelumnya, jalan yang menghubungkan Pusuk-Parlilitan yang rusak parah itu memperlambat perekonomian warga, semisal menjual hasil pertanian, termasuk juga mempersulit orang luar yang datang.
"Kalau sebelum-sebelumnya karena rusak parah , warga yang hendak mau menjual hasil pertanian ke pasar agak susah. Orang pun datang yang membawa kendaraan yang hendak membeli hasil pertanian atau pun menjual barang yang dibawa jadi malas," ungkapnya rasa kesal.
Apalagi, lanjut dia, dia sendiri juga mengetahui akibat jalan yang sangat memprihatinkan itu menyebabkan kecelakaan akibat terperosok atau terserempet saat menghindari jalan tersebut. "Pokoknya ada yang jatuh, jadi kita merasa kasihan," keluhnya.
Sekarang, kata dia, warga yang hendak menjual hasil pertanian jadi lancar dan dipermudah karena mempersingkat waktu tempuh.
"Misalnya, istri saya. Dia sendiri mengendarai sepeda motor, kalau dari Pusuk ke Parlilitan sekitar 2 jam, sekarang satu jam. Apalagi, untuk menjual hasil pertanian pun tidak kesulitan karena orang pendatang yang membeli dengan membawa kendaraan jadi merasa senang. Pokoknya jalan ini sekarang sudah membuat kami senang karena lancar berkendara, dan mempermudah," terangnya.
Warga lainnya, Bishop Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI) Pdt Jon Albert Saragih Mth, juga menceritakan yang sama. Dia mengaku, setelah diperbaikinya ruas jalan Pusuk-Parlilitan sangat membuat berkendara menjadi lancar, karena waktu tempuh jadi singkat.
Dan dia mengaku, pernah bertemu Bupati Humbahas ketika sedang memantau perbaiki jalan tersebut. Dia pun menyampaikan, rasa senangnya ketika jalan itu sudah bagus.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Bupati, biarpun itu sudah menjadi tanggungjawabnya sebagai kepala daerah di Pemerintahan Humbahas. Jalan kami yang sudah bagus, dan jarak tempuh Pusuk-Parlilitan sudah lancar dan cepat, begitu juga dari Doloksanggul ke Pusuk-Parlilitan dibandingkan sebelumnya," ucap Bishop GKLI ini.
Sebelumnya diberitakan, sesuai kontrak, rekontruksi jalan ruas Pusuk-Parlilitan dengan panjang 3 kilometer itu bersumber dana dari DBH Sawit P-APBD 2023 sebesar Rp 5.552.322.470. Dari kontrak, pelaksanaan pekerjaan dimulai 14 November 2023, dan harus selesai 28 Desember 2023 .
Rekonstruksi jalan ruas Pusuk-Parlilitan ini merupakan lanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang sudah selesai dikerjakan pembangunan jalan Doloksanggul-Parlilitan tepatnya dari Pengungkitan sampai Pusuk 1 sebesar Rp9.718.441.300.
Terpisah, Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor menceritakan, butuh perjuangan ekstra untuk merealisasikan pembangunan jalan tersebut.
Dia mengaku, berbagai lobi terus dilakukanya untuk memperjuangkan agar anggaran pembangunan jalan tersebut terealisasi, karena mengingat jalan ruas tersebut sangat penting, dan akan memberikan manfaat bagi berkembangnya perekonomian masyarakat Kecamatan Parlilitan dan sekitarnya.
"Mimpi masyarakat harus saya wujudkan, itulah cita-citaku sebagai kepala daerah , dan sudah menjadi tanggungjawab kami sebagai Pemerintah, dan lega rasanya mimpi masyarakat dapat terealisasikan," jelasnya. (gam)
Editor : Admin Metro Daily