“Rencana terbang perdana dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan rute internasional berjadwal Medan Kualanamu – Kuala Lumpur – Medan Kualanamu yang tepat akan berkontribusi sebagai salah upaya percepatan pemulihan perekonomian secara regional (kedua negara) di kawasan Asia Tenggara, dalam upaya membantu menggerakkan sektor perdagangan, pariwisata serta sektor yang lain,” kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.
Penerbangan ini, kata Danang, memberikan pilihan baru terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur setelah dari Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangarang Banten (CGK). “Semakin mempermudah mobilitas para tamu (pelancong dan pebisnis) secara langsung Medan Kualanamu ke Kuala Lumpur PP,” katanya.
Penerbangan ini juga mendukung pengembangan potensi daerah dan negara untuk konektivitas pebisnis, pelancong dan logistik berbagai negara yang terhubung dari Indonesia. Optimis, memperkuat daya saing potensi perdagangan global yang lebih cepat dan tepat.
Kemudahan penerbangan menuju Malaysia dinilai lebih cepat sesuai kebutuhan, dari berbagai kota di Indonesia masyarakat, wisatawan domestik dan pebisnis dari Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Simeulue, Sibolga, Gunung Sitoli, Silangit, Pekanbaru, Padang, Palembang, Batam, Jambi, Bengkulu, Tanjung Karang-Lampung, Bangka, Belitung dan kota lainnya dengan singgah (transit) terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Rute internasional Medan Kualanamu ke Kuala Lumpur menawarkan keuntungan dengan kemudahan “berkeliling dunia” dengan melanjutkan penerbangan (connecting flight) melalui KLIA. Pebisnis dan pelancong dari Indonesia terhubung oleh jaringan favorit Batik Air (kode penerbangan OD) ke negara bagian Malaysia (Johor Bahru, Kota Kinabalu, Kuching, Labuan, Penang, Sandakan, Tawau, Langkawi); Vietnam (Hanoi, Ho Chi Minh City); Singapura; Thailand (Phuket, Bangkok–Don Mueang); Kamboja (Phnom Penh); Myanmar (Yangon); dan Asia Selatan.
“Bagi wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu, dapat berkunjung kota-kota di Indonesia dengan penerbangan berikutnya menuju destinasi popular. Seperti Danau Toba (Tapanuli, Sumatera Utara), Mandalika (Lombok, Nusa Tenggara Barat), Pulau Morotai (Maluku Utara), Tanjung Kelayang (Kepulauan Bangka Belitung), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Borobudur (Jawa Tengah), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Bromo – Tengger - Semeru (Jawa Timur), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bali dan destinasi lainnya,” katanya.
Rute berjadwal Medan Kualanamu – Kuala Lumpur – Medan Kualanamu menjadi rute kedua antarnegara yang dibuka kembali oleh Batik Air setelah Medan Kualanamu – Singapura – Medan Kualanamu.
Batik Air senantiasa menghimbau seluruh pebisnis, wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan penerbangan agar mengikuti ketentuan protokol kesehatan dan memastikan telah memenuhi persyaratan perjalanan sesuai persyaratan terbaru yang ditetapkan oleh masing-masing negara atau kota tujuan. (rel) Editor : Metro Daily