BENGKALIS, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendorong Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para bidan melalui pembinaan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-9 dan HUT ke-74 IBI Kabupaten Bengkalis di Gedung Daerah, Senin (21/7/2025).
“Muscab ini momentum strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Bidan punya peran penting dalam keselamatan ibu dan anak, juga dalam edukasi kesehatan seksual dan reproduksi,” kata Johansyah membacakan sambutan Bupati Kasmarni.
Baca Juga: Pengiriman 5 PMI Ilegal ke Malaysia Digagalkan, Gaji Dijanjikan Rp6,5 Juta
Muscab ke-9 IBI Bengkalis tahun ini mengangkat tema “Peran Strategis Bidan dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi di Setiap Kondisi Krisis Menuju Indonesia Emas.” Kasmarni berharap IBI dapat membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan masyarakat guna mendukung transformasi layanan kesehatan.
“Teruslah berbuat, berkarya, dan berinovasi. Jangan berhenti sampai kita mampu mencetak generasi unggul, sehat, cerdas, dan berkarakter,” tambahnya.
Dalam pemilihan pengurus baru, Ardiana terpilih sebagai Ketua IBI Kabupaten Bengkalis masa bakti 2023–2028, menggantikan dr. Safri Rita Kurniasih. Ia memperoleh 24 suara sah. Ardiana sehari-hari bertugas sebagai Kepala Sub Tata Usaha di UPT Puskesmas Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis.
Baca Juga: Praktisi Hukum Kecam Dosen Cabuli Mahasiswi di Medan: Harus Jadi Atensi Polda Sumut
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan cinderamata, dan sesi foto bersama.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Bengkalis Hj Khairani, Kasdim 0303 Suratno, perwakilan Polres Bengkalis Fadhil, Ketua DWP Ira Vandriani Ersan, Sekretaris Disdalduk KB Hj Akna Juita, dan Kabid P2P Dinas Kesehatan Irawadi. (rel/lili)
Editor : Editor Satu