Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat, Kasmarni Desak Penanganan Terpadu

Editor Satu • Sabtu, 19 Juli 2025 | 07:00 WIB
Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan di Hotel Surya Bengkalis, Jumat (18/7/2025).
Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan di Hotel Surya Bengkalis, Jumat (18/7/2025).

BENGKALIS, METRODAILY – Bupati Bengkalis Kasmarni, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, menegaskan pentingnya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara tepat, cepat, dan terpadu.

Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan di Hotel Surya Bengkalis, Jumat (18/7/2025), yang diikuti 44 peserta dari UPTD PPA se-Kabupaten Bengkalis dan berlangsung selama tiga hari.

“Pelatihan ini bukan sekadar pemahaman baru, tapi juga penguatan jejaring lintas sektor agar penanganan kasus di lapangan berjalan lebih efektif dan berpihak pada korban,” tegas Andris membacakan sambutan Bupati.

Andris mengungkapkan, tren kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat. Tercatat 142 kasus pada 2022 dan melonjak menjadi 163 kasus di 2023.

Namun berkat sinergi lintas lembaga, terjadi penurunan signifikan pada 2024.

“Ini harus jadi pemicu semangat, bukan membuat puas diri. Kualitas layanan dan jangkauan perlindungan harus terus ditingkatkan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, menurutnya, terus mendorong keberadaan UPTD PPA sebagai pusat layanan komprehensif yang menyediakan dukungan psikologis, medis, hukum, dan sosial secara profesional dan responsif, sesuai amanat Permen PPPA RI No. 4 Tahun 2018.

Dalam kesempatan tersebut, apresiasi diberikan kepada Desa Bantan Timur yang berhasil masuk 12 besar nasional dalam Lomba Inovasi Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak dan Pendidikan.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat Pemkab Bengkalis, perwakilan UPT PPA Provinsi Riau, tenaga ahli psikologi, serta unsur Forkopimda. (Rel/lili)

Editor : Editor Satu
#Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak