DUMAI, METRODAILY – Usai mengikuti penanaman 10.000 pohon, Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri Apel Siaga Karhutla 2025 di Lapangan Bandar Udara Pinang Kampai, Kota Dumai, Kamis (27/3).
Apel ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.
Gubernur Riau Abdul Wahid memimpin langsung apel yang dihadiri berbagai unsur, termasuk Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Herjawan, Kajati Riau Akmal Abbas, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Sugiyono, serta personel TNI/Polri, BPBD, Damkar, Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Satpol PP.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menghadapi musim kemarau yang rawan Karhutla.
"Koordinasi dan kolaborasi adalah kunci. Patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat harus menjadi prioritas agar Karhutla dapat dicegah sedini mungkin," ujar Abdul Wahid.
Bupati Bengkalis Kasmarni turut menyampaikan kesiapan daerahnya dalam menghadapi potensi Karhutla.
Menurutnya, Pemkab Bengkalis telah menyiapkan personel BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran di setiap kecamatan untuk siaga 24 jam.
"Jika terjadi kebakaran, petugas kami siap bergerak cepat. Saat ini, Bengkalis memiliki ratusan personel, baik dari Damkar maupun BPBD, didukung peralatan pemadam seperti mobil damkar, pompa air, dan ratusan set selang," jelas Kasmarni.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
"Saya mengimbau warga agar lebih waspada, tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu Karhutla," tegasnya.
Apel ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Riau.
Melalui langkah proaktif dan kesiapsiagaan yang maksimal, diharapkan risiko Karhutla dapat diminimalkan. (Lili/rel)
Editor : Editor Satu