JAKARTA, METRODAILY – Bank DBS Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp6 miliar untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra Barat.
Melalui program Sumatra Disaster Relief yang dijalankan bersama sejumlah mitra strategis, bantuan tersebut telah menjangkau 67.653 individu atau 11.475 keluarga di 222 desa selama periode Januari hingga April 2026.
Program ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Bank DBS Indonesia dalam memperkuat ketahanan masyarakat rentan pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi dengan Plan Indonesia, Mercy Corps Indonesia, Nazava, Adena Coffee, serta sejumlah mitra lokal lainnya dengan pengawasan DBS Foundation.
Baca Juga: Serbu Delipark! Big Bad Wolf Medan 2026 Tebar 1 Juta Buku Murah, Diskon Sampai 90 Persen
Presiden Direktur Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan, pihaknya berkomitmen hadir tidak hanya sebagai institusi perbankan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk saat bencana melanda.
“Bank DBS Indonesia menjunjung tinggi komitmen yang melampaui sektor perbankan. Sebagai mitra tepercaya dalam mendukung ekonomi inklusif, kami memiliki tanggung jawab untuk menjadi salah satu sumber kekuatan serta pendorong kebaikan yang berdiri bersama komunitas kami, terutama di masa-masa sulit,” ujar Lim Chu Chong dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).
Ia menegaskan, dukungan terhadap masyarakat Aceh dan Sumatra Barat merupakan bagian dari kontribusi jangka panjang perusahaan dalam membantu proses pemulihan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Plang Tanah Diduga Dirusak Pegawai PDAM Tirta Nauli Sibolga Sahat Silaban Lapor Polisi
Program bantuan tersebut menjangkau sejumlah wilayah di Aceh, meliputi Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Aceh Utara. Sementara di Sumatra Barat, bantuan disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Agam dan Padang Pariaman.
Bantuan yang diberikan mencakup penyediaan akses air bersih, fasilitas sanitasi, perlengkapan kebersihan, rehabilitasi sumber air dan sistem perpipaan, hingga penyediaan hunian sementara dan kebutuhan pokok rumah tangga.
Selain itu, Bank DBS Indonesia juga mendukung pemulihan sektor pendidikan melalui distribusi perlengkapan sekolah, penyediaan ruang belajar sementara, pelatihan guru, serta pendampingan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana.
Baca Juga: Kementerian Perhubungan Hibahkan 3 Dermaga ke Pemkab Samosir
Sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi keluarga, program ini turut menyalurkan bantuan tunai multiguna kepada 905 keluarga terdampak agar dapat memenuhi kebutuhan prioritas selama masa pemulihan.
Secara keseluruhan, penerima manfaat program terdiri atas 20.085 anak perempuan, 17.625 anak laki-laki, 12.635 perempuan dewasa, dan 17.308 laki-laki dewasa. Program ini juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk 356 lansia berusia di atas 50 tahun dan 20 penyandang disabilitas.
Tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, Bank DBS Indonesia juga mendukung penguatan perlindungan sosial masyarakat melalui pendampingan psikososial, pelatihan pencegahan kekerasan berbasis gender, serta peningkatan kapasitas sektor pendidikan dalam situasi darurat.
Baca Juga: Ruth Sahanaya Hadirkan Nuansa City Pop dalam Pelangi
Di sisi lain, perusahaan turut memperkuat koordinasi respons bencana bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), platform koordinasi kemanusiaan, dan organisasi masyarakat sipil guna memastikan proses pemulihan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Bank DBS Indonesia dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami berterima kasih kepada Bank DBS Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Plan Indonesia. Kolaborasi ini memungkinkan kami menyalurkan bantuan secara efektif kepada komunitas yang membutuhkan, terutama kelompok paling rentan,” kata Dini.
Baca Juga: Warga Keluhkan Kemacetan di Jalan Lintas Doloksanggul Setiap Hari Pekan
Menurutnya, kemitraan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat sekaligus menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Program Sumatra Disaster Relief menjadi bagian dari strategi keberlanjutan Bank DBS Indonesia yang berlandaskan tiga pilar utama, yakni Perbankan Bertanggung Jawab, Praktik Bisnis Bertanggung Jawab, serta Dampak Melampaui Bisnis Perbankan.
Melalui pendekatan tersebut, Bank DBS Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya saat fase tanggap darurat, tetapi juga sepanjang proses pemulihan menuju kehidupan yang lebih baik. (Rel)
Editor : Editor Satu