Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gempa M4,0 Guncang Gayo Lues Malam Hari, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Merusak

Editor Satu • Minggu, 12 April 2026 | 05:34 WIB
Peta lokasi episenter gempa M4,0 di Gayo Lues, Aceh, Sabtu (11/4/2026) malam. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi merusak dan tanpa susulan.
Peta lokasi episenter gempa M4,0 di Gayo Lues, Aceh, Sabtu (11/4/2026) malam. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi merusak dan tanpa susulan.

GAYO LUES, METRODAILY – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Sabtu (11/4/2026) pukul 20.49 WIB. Getaran dirasakan warga, namun hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Dr. Hendro Nugroho, ST., M.Si., menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 4,21° Lintang Utara dan 97,61° Bujur Timur. Lokasinya berada di darat, sekitar 39 kilometer timur laut Gayo Lues, dengan kedalaman 10 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng,” ujar Hendro dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Jelang MTQ ke-59, Wali Kota Medan Lantik Dewan Hakim, Tekankan Penilaian Objektif

Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan dirasakan dengan skala intensitas III MMI di wilayah Gayo Lues. Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat melintas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG juga memastikan hingga pukul 21.14 WIB, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga, Pemko Tebingtinggi Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi. (Rel)

Editor : Editor Satu
#gempa aceh