Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

6 Warga Rantauprapat Ditemukan Tewas di Longsor Taput, Korban Terus Bertambah

Editor Satu • Minggu, 30 November 2025 | 09:10 WIB

 

Tim gabungan TNI–Polri, BPBD, dan relawan mengevakuasi jenazah korban longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput, Sabtu (29/11/2025).
Tim gabungan TNI–Polri, BPBD, dan relawan mengevakuasi jenazah korban longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput, Sabtu (29/11/2025).

LABUHANBATU, METRODAILY – Enam warga Kota Rantauprapat yang menjadi korban bencana alam tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan dilakukan tim gabungan pada Sabtu (29/11/2025) setelah melakukan penyisiran lanjutan di lokasi bencana.

Kepala Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing, menyampaikan bahwa jumlah korban tewas terus bertambah seiring proses evakuasi yang terus dilakukan sejak longsor besar melanda wilayah tersebut pada Selasa (25/11/2025).

“Update jumlah korban meninggal terus bertambah. Yang berhasil dievakuasi bertambah dari 15 orang menjadi 23 orang, sementara 28 lainnya masih dinyatakan hilang,” ujar Walpon, mewakili Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak.

Penemuan jenazah dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Polres Taput, TNI, Pemkab, BPBD, BNPB, serta relawan. Tim menyisir area terdampak di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting sekitar pukul 16.20 WIB.

Walaupun proses pencarian masih berlangsung, akses transportasi menuju lokasi longsor dilaporkan masih belum pulih akibat tumpukan material dan kondisi tanah yang labil.

Anggota DPRD Labuhanbatu Tomy, yang turut terlibat dalam pencarian, menyebut semua jenazah warga Rantauprapat kini berada di RS Tarutung untuk proses forensik sebelum dipulangkan ke keluarga.

“Jenazah sedang diperiksa tim forensik. Setelah itu langsung dikafani dan dibawa ke rumah duka,” katanya.

Tiga ambulans dari Rantauprapat disiagakan untuk membawa pulang para korban, masing-masing milik Fraksi PDIP DPRD Labuhanbatu, Yayasan Budi, dan Dinas Kesehatan Labuhanbatu.

Daftar Korban Meninggal di Kecamatan Adiankoting

  1. Bangun Sitompul (45) – Pagaran Pisang
  2. Rey Bastian Sitompul (1) – Pagaran Pisang
  3. Aksel Hutagalung (6) – Pagaran Pisang
  4. Cantika Sitompul (11) – Pagaran Pisang
  5. Nurmaida Hutagalung (64) – Pagaran Pisang
  6. Tasya Sitompul (8) – Pagaran Pisang
  7. Ucok Sitompul (4 bulan) – Pagaran Pisang
  8. Jeslin Sitompul (2) – Pagaran Pisang
  9. Nurmala Hutagalung (63) – Pagaran Pisang
  10. Tiomina Simamora (54) – Desa Sibalanga
  11. Jones Sitompul (32) – Desa Sibalanga
  12. Nerla Simanjuntak – Rantauprapat
  13. Sumiati – Rantauprapat
  14. Nur Asiyah – Rantauprapat
  15. Amelia Azhari – Rantauprapat
  16. Uswatun Hasanah – Rantauprapat
  17. Nurjanah – Rantauprapat
  18. Indri Laura Hutabarat – Desa Sibalanga

Baca Juga: Banjir Batangtoru Hapus Desa Garoga, Banyak Warga masih Hilang

Korban Meninggal di Kecamatan Parmonangan

  1. Santiur br Marbun
  2. Reza Manalu
  3. Farida (40) – Tebing Tinggi
  4. Gideon Manalu (25) – Desa Manalu Dolo
  5. Sahat Manalu (40) – Desa Hutatua

Tim gabungan masih melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan, sementara evakuasi dan pemulihan dampak bencana terus dilakukan pemerintah serta relawan. (Fdh/smg)

 

Editor : Editor Satu
#Longsor Taput #korban longsor