BANJIR BANDANG TAPUT, Kemendagri & BNPB Dirikan Posko Nasional
Editor Satu• Jumat, 28 November 2025 | 12:10 WIB
Direktur Jenderal Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA mengatakan koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan upaya tanggap darurat berjalan efektif.
Logistik Udara Siap Dikerahkan
TAPANULI UTARA, METRODAILY – Pemerintah pusat bergerak cepat menyikapi bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menyiapkan Posko Nasional di Taput sebagai pusat koordinasi dan logistik udara.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA, memastikan koordinasi intensif dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat.
“Malam ini kami siapkan posko nasional di Taput, karena kami rencanakan menjadi pusat logistik udara,” ujar Safrizal, Rabu (26/11/2025).
Ia menyebut tim Kemendagri sudah berada di Taput dan berkoordinasi langsung dengan Bupati Taput serta jajaran keamanan. Tim lapangan juga bergerak menuju lokasi longsor pertama pada Rabu malam.
BNPB turut menjadwalkan penerbangan pesawat caravan pada Kamis (27/11) pukul 10.00 WIB untuk meninjau dan mengirim bantuan ke wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Sementara helikopter logistik baru dapat beroperasi penuh pada Jumat (28/11) karena kondisi cuaca dan teknis pendaratan.
“Tim PU dan BPBD terus berupaya membuka jalan. Namun longsor susulan terus terjadi karena hujan,” jelas Safrizal.
Banjir bandang dan longsor sejak Senin (24/11/2025) telah menewaskan delapan warga dan merusak puluhan rumah. Evakuasi dilakukan hingga Selasa siang dengan pengerahan gabungan personel TNI-Polri, BPBD, dan Satpol PP.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 300.2.8/9333/SJ terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Instruksi tersebut ditindaklanjuti Kemendagri dengan mengonsolidasikan BPBD, Satpol PP, Damkar, dan seluruh pemerintah daerah melalui rapat koordinasi virtual pada 21 November 2025. (net)