Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Desa Banjar Melayu Sempat Memanas, Isu PETI Ternyata Hoaks

Editor Satu • Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:40 WIB

Camat Batang Natal bersama unsur Forkopimcam saat meninjau langsung kondisi Desa Banjar Melayu.
Camat Batang Natal bersama unsur Forkopimcam saat meninjau langsung kondisi Desa Banjar Melayu.

Forkopimcam Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

MADINA, METRODAILY – Suasana di Desa Banjar Melayu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sempat memanas usai beredarnya kabar di media sosial soal keributan akibat aktivitas tambang emas ilegal (PETI).

Namun setelah ditelusuri, isu tersebut ternyata tidak benar alias hoaks.

Camat Batang Natal, Wahyu Hidayat Siregar, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) langsung turun ke lokasi pada Senin (27/10) untuk memastikan kondisi lapangan. Turut hadir Kapolsek Batang Natal, Danramil, Kepala Desa Banjar Melayu Imanuddin, Ketua BPD Asner, serta tokoh masyarakat dan perangkat desa.

Baca Juga: 11 Excavator Barang Sitaan Kasus PETI Hilang dari Polres Madina, PN & Kejari Akui Tak Pernah Terima Berkas

Dalam hasil pertemuan, Wahyu menegaskan bahwa situasi di Desa Banjar Melayu aman dan kondusif.

“Semua warga menyatakan bahwa yang terjadi hanyalah kesalahpahaman kecil. Tidak ada keributan karena tambang seperti yang beredar di media sosial,” ujarnya menegaskan.

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan unggahan yang menyebutkan adanya bentrok antarwarga akibat penolakan terhadap aktivitas PETI di Banjar Melayu. Namun, pemerintah desa dengan tegas membantah kabar tersebut.

Kepala Desa Banjar Melayu, Imanuddin, menepis isu itu.

“Keributan kecil yang terjadi beberapa waktu lalu bukan karena tambang, tapi hanya persoalan teknis perbaikan jalan di desa kami. Tidak ada kaitan dengan aktivitas PETI,” katanya.

Baca Juga: Jangan Asal Kerja ke LN, Terutama Kamboja! Cak Imin Ingatkan Soal Bahaya

Ia menambahkan, masyarakat hingga kini hidup rukun, damai, dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

Pernyataan itu turut diperkuat oleh tokoh masyarakat dan BPD dalam sebuah video klarifikasi yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, para tokoh menegaskan bahwa berita soal konflik akibat tambang adalah tidak benar.

Forkopimcam Batang Natal pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu liar di media sosial.

“Kami minta warga tetap menjaga keamanan dan kerukunan, jangan terpancing oleh berita yang belum tentu benar,” ujar Wahyu.

Dengan klarifikasi resmi ini, pemerintah kecamatan berharap situasi tetap kondusif dan seluruh warga bisa kembali fokus membangun desa tanpa perpecahan akibat isu yang menyesatkan.(net)

Editor : Editor Satu
#PETI Batang Natal #Tambang Emas Ilegal di Bukit Bulat #madina