SIMALUNGUN, METRODAILY – Puing-puing sisa kebakaran Pasar Baru Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun mulai dibersihkan, Rabu (20/8/2025).
Setelah pembersihan, pedagang korban kebakaran diizinkan membangun kios untuk kembali berjualan, namun hanya bersifat non permanen.
Pembersihan dipimpin Forkopimca Dolok Batu Nanggar bersama Polsek Serbalawan, Koramil 05/Serbalawan, pemerintah kecamatan, dan para pedagang.
Baca Juga: Oknum Jaksa Diduga Intervensi Tender Proyek, Massa Kepung Kejari Siantar
Kebakaran sendiri terjadi Senin (18/8) lalu dan menghanguskan puluhan kios dengan kerugian ratusan juta rupiah.
Kapolsek Serbalawan Iptu Gunawan Sembiring mengatakan kegiatan gotong royong ini bagian dari sinergi lintas instansi untuk meringankan beban pedagang.
“Polri hadir membantu masyarakat, terutama saat mereka tertimpa musibah. Dengan kebersamaan, kita bisa segera memulihkan aktivitas ekonomi di pasar,” ujarnya.
Baca Juga: Sarang Sabu di Simalungun Digerebek, Bandar Toni Dibekuk Polisi
Danramil 05/Serbalawan Kapten CKE BJ Tampubolon menambahkan, pembersihan pasar bukan sekadar kerja bakti, melainkan wujud kepedulian bersama. “Dengan kerjasama, aktivitas pasar bisa segera pulih,” katanya.
Camat Dolok Batu Nanggar Supardi menegaskan, pedagang diperbolehkan membangun kios, namun tidak permanen agar penataan pasar lebih tertib ke depan. Para pedagang pun menyambut baik keputusan ini.
“Kami bersyukur ada perhatian pemerintah, TNI, dan Polri. Meski kios hanya non permanen, yang penting kami bisa kembali berjualan,” ujar seorang pedagang bermarga Simanjuntak.
Baca Juga: Sarang Sabu di Simalungun Digerebek, Bandar Toni Dibekuk Polisi
Selain membersihkan puing kayu dan seng, aparat juga mengimbau pedagang agar waspada potensi kebakaran ulang dengan memperhatikan instalasi listrik maupun bahan mudah terbakar. (rel)
Editor : Editor Satu