SABANG, METRODAILY – Warga Sabang, Banda Aceh, dan sekitarnya dikejutkan gempa bumi tektonik bermagnitudo M5,2 yang terjadi Jumat, 4 Juli 2025 pukul 12.33 WIB. Meski cukup terasa, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Dalam keterangan resminya, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa pusat gempa berada di laut, 45 km barat laut Kota Sabang, tepatnya di koordinat 6,18° LU dan 95,03° BT, dengan kedalaman 10 km.
“Gempa ini tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas Sesar Sumatra segmen Seulimeum North dengan mekanisme pergerakan strike slip fault atau sesar mendatar,” ungkap Daryono dalam pernyataan tertulis, Jumat (4/7/2025).
Baca Juga: Gus Irawan Serahkan SK 633 PPPK Tapsel Formasi 2024
BMKG melaporkan, getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah:
-
Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar pada skala III MMI (terasa nyata dalam rumah, seperti truk berlalu).
-
Sigli dan Pidie pada skala II MMI (dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan bergoyang).
Belum ada laporan kerusakan bangunan sejauh ini.
8 Kali Gempa Susulan
Hingga pukul 13.30 WIB, BMKG mencatat 8 aktivitas gempa susulan. Dua di antaranya cukup dirasakan:
-
Pukul 12.39 WIB dengan magnitudo M4,5
-
Pukul 13.19 WIB dengan magnitudo M4,6
Keduanya juga dirasakan di wilayah Sabang dengan skala II MMI.
“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks. Hindari bangunan yang retak, dan pastikan kondisi rumah aman sebelum kembali masuk,” tambah Daryono.
Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa ini tidak memiliki potensi tsunami karena kedalaman dan jenis sesarnya yang mendatar, bukan vertikal.
Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi hanya melalui kanal resmi BMKG, seperti: Website: www.bmkg.go.id, Aplikasi mobile: InfoBMKG, WRS-BMKG, Media sosial: @infoBMKG.
Baca Juga: Selamatkan Kaldera Toba dari Kartu Kuning UNESCO, Samosir Gelar Festival Budaya Batak Rumahela 2025
“Gempa adalah peringatan alam. Jangan panik, tetap waspada, dan pastikan informasi hanya dari sumber terpercaya,” tutup Dr. Daryono. (rel)
Editor : Editor Satu