Bupati Aceh Singkil Mau Beli Lahan Anak Sendiri Pakai Uang Rakyat, Pengamat: Hibahkan Saja, Itu Lebih Mulia
Editor Satu• Selasa, 1 Juli 2025 | 13:56 WIB
Pengamat Politik Muda Aceh Singkil, Syarifuddin Bancin, mengenakan peci merah. Pengamat Politik Muda Aceh Singkil, Syarifuddin Bancin, mengenakan peci merah.
SINGKIL, METRODAILY — Rencana Bupati Aceh Singkil, Syafriadi Oyon, membeli lahan milik anak kandungnya sendiri untuk program Sekolah Rakyat menuai sorotan tajam.
Pasalnya, pembelian lahan seluas 5–10 hektar itu kabarnya bakal menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).
Program Sekolah Rakyat sendiri adalah inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu di daerah. Pemerintah daerah pun diminta menyiapkan lahan sebagai salah satu syarat utama.
Menanggapi rencana pembelian lahan tersebut, pengamat politik muda Aceh Singkil, Syarifuddin Bancin, menilai langkah itu kurang tepat.
“Kalau memang peduli untuk mencerdaskan anak bangsa, tak perlu beli lahan pakai APBK. Cukup dihibahkan saja, apalagi Bupati terkenal dermawan,” kata Syarifuddin, Senin (1/6/2025).
Menurut Syarifuddin, menghibahkan tanah untuk kepentingan masyarakat adalah tindakan yang jauh lebih mulia, baik di mata manusia maupun di hadapan Allah SWT.
“Dunia dapat, akhirat pun insya Allah dapat. Terlebih lagi ini demi pendidikan dan masa depan anak-anak menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Karena itulah, banyak warga meminta agar lahan untuk Sekolah Rakyat tidak perlu dibeli, melainkan cukup dihibahkan langsung demi mempercepat pembangunan sekolah dan membuka akses pendidikan seluas-luasnya. (rhb)