Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemburu Babi Asal Nias Tewas Tenggelam Saat Menyusuri Sungai di Aceh

Editor Satu • Selasa, 8 April 2025 | 16:53 WIB

Tim BPBD melakukan evakuasi korban tenggelam di Krueng Tripa Desa Lamie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya.
Tim BPBD melakukan evakuasi korban tenggelam di Krueng Tripa Desa Lamie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya.

NAGAN RAYA, METRODAILY – I Nyoman Darme (37), seorang pemburu babi asal Nias yang tinggal di Desa Ujong Tanjong, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, ditemukan tewas tenggelam di aliran sungai Krueng Tripa, Desa Lamie, Minggu (6/4).

Jasad korban ditemukan setelah lima hari pencarian oleh tim gabungan.

Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, melalui petugas Pusdalops Agus Salim menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 15.20 WIB dalam kondisi tidak bernyawa. Tim pencarian terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PMI, RAPI, dan warga sekitar yang menyisir sepanjang aliran sungai.

Baca Juga: Rico Waas Sedih Pungli Dianggap Lumrah

“Korban ditemukan sejauh 20 kilometer dari titik awal tenggelam. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di TPU Non Muslim,” kata Agus Salim.

Diketahui, korban sebelumnya sedang melakukan perburuan babi hutan sebelum akhirnya dilaporkan hilang terbawa arus sungai.

Sementara itu, insiden tenggelam juga terjadi di lokasi berbeda. Seorang remaja bernama Kaisyu Saifullah (14), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi Jeuram, Kecamatan Beutong. Korban sempat dinyatakan hilang, namun berhasil ditemukan hanya 30 menit setelah dilaporkan tenggelam.

Baca Juga: Banding Jaksa Dikabulkan, Hukuman Eks Kadis BMBK Sumut Diperberat Jadi 7,5 Tahun

Relawan dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah Nagan Raya, Mualimin (JZ 01 NMA), turut membantu proses pencarian kedua korban.

“Kami standby sejak Rabu (2/4) untuk memantau dan membantu pencarian di lapangan,” ujar Mualimin.

Dengan dua insiden tenggelam ini, BPBD Nagan Raya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai dan irigasi, khususnya pada musim hujan di mana arus cenderung lebih deras. (wdi)

Editor : Editor Satu
#pemburu babi hutan