ACEH, METRODAILY - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Aceh pada Jumat (7/3) pukul 19.42 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di laut, sekitar 82 kilometer barat daya Kota Banda Aceh, pada kedalaman 51 kilometer.
Gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Guncangan gempa dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai truk yang melintas.
Sementara itu, di Sabang, Aceh Jaya, dan Pidie, gempa terasa dengan intensitas II MMI, cukup untuk membuat benda-benda ringan yang tergantung bergoyang.
Hingga pukul 20.25 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Warga juga diminta untuk memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali ke dalam rumah.
“Pastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang dapat membahayakan kestabilan bangunan,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si.
Gempa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan gempa. BMKG terus memantau perkembangan dan siap memberikan informasi terkini jika terjadi perubahan situasi. (Rel)
Editor : Editor Satu