MEDAN, METRODAILY – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara, Dr. Badikenita Br. Sitepu, S.E., S.H., M.Si., menyatakan kesediaannya menerima audiensi dari Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT).
Pertemuan ini direncanakan berlangsung pada Februari 2025 di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta.
Ketua Umum PPPT, Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima konfirmasi dari staf DPD RI Dapil Sumut yang menyampaikan kesediaan Badikenita untuk mendengar aspirasi PPPT. Informasi ini diteruskan oleh Kriston Simorangkir, staf sekretariat PPPT Jakarta, kepada kantor pusat PPPT di Medan.
“Kami sangat mengapresiasi respons positif Ibu Badikenita. Beliau membuka ruang diskusi untuk mendengar perjuangan PPPT dalam mewujudkan Provinsi Tapanuli,” ujar Yonge, Rabu (12/2/2025).
Surat permohonan audiensi dengan nomor 092/PPPT/AUDIENSI/II/2025 yang diajukan PPPT pada 28 Januari 2025 telah mendapat tanggapan positif. Menurut Yonge, audiensi ini merupakan bagian dari upaya intensif PPPT dalam mempercepat realisasi Provinsi Tapanuli.
PPPT juga telah mengirimkan lebih dari 5.000 surat kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk Presiden, Wakil Presiden, Menteri Dalam Negeri, Dirjen Otonomi Daerah, Gubernur Sumut, serta bupati dan wali kota di wilayah cakupan Provinsi Tapanuli.
Surat serupa juga telah dikirimkan ke DPR RI, DPD RI, DPRD Sumut, serta DPRD kabupaten/kota yang akan menjadi bagian dari Provinsi Tapanuli.
Selain jajaran pemerintahan, dukungan juga dijaring dari komunitas sosial, organisasi adat, pemuda, akademisi, hingga pelaku usaha di dalam dan luar negeri. “Kami ingin memastikan bahwa perjuangan ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat,” tambah Yonge.
Untuk menghadapi audiensi dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pemerintah dan parlemen, PPPT telah membentuk tim yang terdiri dari 300 orang, termasuk pengurus inti, penasihat, pakar, serta perwakilan daerah cakupan Provinsi Tapanuli.
Yonge menegaskan bahwa kesiapan tim ini sangat penting dalam memperjuangkan cita-cita yang telah dinantikan selama lebih dari lima dekade.
“Kami berharap pertemuan dengan DPD RI dapat menjadi langkah maju dalam mewujudkan Provinsi Tapanuli dengan damai dan penuh sukacita bagi semua,” pungkas Yonge. (net)
Editor : Editor Satu