Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Perayaan Natal Oikumene Pematangsiantar 2024: Momentum Kebersamaan dan Pelayanan

Editor Satu • Senin, 30 Desember 2024 | 14:15 WIB
Perayaan Natal Oikumene Kota Pematangsiantar tahun 2024 dengan tema Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem.
Perayaan Natal Oikumene Kota Pematangsiantar tahun 2024 dengan tema Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem.

SIANTAR, METRODAILY – Ribuan warga Kota Pematangsiantar merayakan Natal Oikumene 2024 dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan di Auditorium Universitas HKBP Nommensen, Jumat (27/12/2024) malam.

Perayaan ini menjadi momen istimewa yang tidak hanya dirayakan dengan ibadah, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial untuk memperkuat semangat pelayanan di tengah masyarakat.

Mengangkat tema "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem" (Lukas 2:15) dan subtema yang menekankan peran gereja dalam menghasilkan buah keadilan dan kebenaran, acara ini menginspirasi umat Kristiani untuk lebih aktif melayani di berbagai aspek kehidupan, baik di gereja, masyarakat, pemerintahan, maupun tempat kerja.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yehezkiel Ompusunggu, M.Th., menekankan pentingnya kebersamaan dalam merayakan sukacita Natal.

“Sukacita Natal adalah panggilan untuk bersatu, melayani Tuhan, dan membawa damai di tengah masyarakat. Kita harus terus berkarya tanpa menunda waktu, menjadikan hidup ini lebih berarti,” ucapnya.

Kebersamaan ini juga ditegaskan dengan peran Kota Pematangsiantar sebagai pusat pelayanan umat Kristiani. “Dengan delapan kantor pusat gereja yang ada, kota ini sangat layak disebut sebagai kota pelayanan,” tambahnya.

Ketua Panitia Natal, Pdt. Dr. Melvin M. Simanjuntak, S.Th., mengapresiasi kerja keras panitia yang berhasil menyelenggarakan acara dengan waktu persiapan yang singkat.

Ia juga mengungkapkan bahwa selain ibadah, panitia telah menyiapkan bingkisan Natal untuk anak-anak panti asuhan dan warga kurang mampu.

“Kami bersyukur atas semangat dan dukungan semua pihak yang membuat perayaan ini berjalan lancar. Semoga sukacita Natal ini membawa berkat bagi semua yang terlibat,” ujar Melvin.

Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, yang mewakili Wali Kota, menyampaikan harapan bahwa perayaan Natal ini menjadi momentum untuk masa depan yang lebih cerah dan harmonis.

“Kita berdoa agar Natal ini membawa damai, keselamatan, dan semangat untuk menjadi garam dan terang di kota ini,” katanya.

Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kota Pematangsiantar, Pdt. Dr. Jahara Sitinjak, M.Th., memberikan refleksi tentang tantangan iman di era modern. Ia mengingatkan umat untuk lebih berhati-hati dalam menyerap informasi dan tetap teguh pada ajaran yang benar.

“Di tengah kemajuan teknologi, kita harus berpikir konfirmatif dan korektif agar tidak terjebak dalam ajaran yang salah. Dengan memahami kebenaran, kita bisa menjaga kesatuan dan menghindari gesekan,” pesannya.

Perayaan Natal Oikumene 2024 ini tidak hanya menjadi momen sukacita rohani, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan pelayanan kepada sesama. Dengan bingkisan Natal untuk warga kurang mampu, acara ini mengajarkan pentingnya berbagi dan membawa damai, sesuai dengan makna Natal yang sesungguhnya. (Ros)

 

Editor : Editor Satu
#Natal Oikumene