Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Hutama Karya Bangun 45 Huntara Danantara di Aceh Timur, Progres Capai 97 Persen

Editor Satu • Jumat, 16 Januari 2026 | 11:00 WIB
Pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) Danantara oleh PT Hutama Karya di Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur yang telah mencapai progres 97 persen untuk mendukung pemulihan pascabencana.
Pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) Danantara oleh PT Hutama Karya di Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur yang telah mencapai progres 97 persen untuk mendukung pemulihan pascabencana.

ACEH TIMUR, METRODAILY – PT Hutama Karya (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan pascabencana di Provinsi Aceh.

Setelah merampungkan pembangunan hunian sementara di Kabupaten Aceh Tamiang, BUMN Karya tersebut kini melanjutkan estafet pemulihan dengan membangun Rumah Hunian Sementara (Huntara) Danantara di Kabupaten Aceh Timur.

Pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari kolaborasi BUMN Karya di bawah koordinasi Danantara, yang bertujuan menghadirkan hunian sementara secara cepat namun tetap layak huni bagi warga terdampak bencana.

Kehadiran Huntara Danantara di Aceh Timur sekaligus memperkuat pemerataan bantuan hunian sementara di wilayah Aceh.

Di Aceh Timur, Hutama Karya bersama salah satu BUMN Karya lainnya memusatkan pembangunan Huntara di dua lokasi strategis.

Lokasi pertama berada di Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, dengan pembangunan 35 unit Huntara di atas lahan seluas 960 meter persegi.

Sementara lokasi kedua terletak di Desa Seumatang, Kecamatan Julok Ulim, dengan pembangunan 10 unit Huntara di lahan seluas 495 meter persegi.

Tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, Hutama Karya juga melengkapi kawasan Huntara dengan fasilitas pendukung.

Di kedua lokasi tersebut dibangun fasilitas umum berupa toilet, musala, serta dapur umum, guna menunjang aktivitas sosial dan kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa pembangunan Huntara di Aceh Timur merupakan kelanjutan dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh.

“Pengalaman teknis dan manajerial saat membangun Huntara di Aceh Tamiang kami terapkan di Aceh Timur. Hingga 15 Januari, progres konstruksi di kedua lokasi telah mencapai 97 persen.

Fokus kami tetap pada mutu bangunan dan keselamatan kerja agar hunian ini aman dan nyaman bagi warga,” ujar Mardiansyah.

Ia menjelaskan, secara fisik seluruh 45 unit Huntara beserta fasilitas toilet dan area komunal telah selesai dibangun.

Saat ini, pekerjaan di lapangan difokuskan pada tahap finishing dan perapihan akhir untuk memastikan hunian siap difungsikan sepenuhnya.

Seperti halnya Huntara di Aceh Tamiang, pemanfaatan Huntara Danantara di Aceh Timur nantinya akan dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Daerah setempat.

Dengan demikian, distribusi dan pemanfaatan hunian dapat berjalan sesuai kebutuhan warga terdampak.

Selain memberikan solusi hunian sementara, pembangunan Huntara ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kebutuhan tenaga kerja selama proses konstruksi membuka peluang pelibatan warga lokal, yang turut membantu mempercepat penyelesaian proyek sekaligus menggerakkan kembali perekonomian masyarakat di tengah kondisi pascabencana. (Rel)

Editor : Editor Satu
#aceh timur #hutama karya #Huntara Danantara